Lihat semua instrumen Mindovia
Tes Quarter-Life Crisis: Kamu Lagi di Fase Mana?
Merasa jalan di tempat, pengin resign, atau lagi coba banyak hal? Cari tahu kamu lagi di fase quarter-life crisis yang mana lewat 20 pernyataan.
- Perkiraan durasi: 4 menit
- Jumlah pertanyaan: 20
- Rentang usia: 18–99 tahun
- Kategori: Eksplorasi Diri, Karier & Pengembangan
Tentang instrumen ini
Umur 20-an sampai awal 30-an sering penuh pertanyaan: kerjaan ini cocok nggak, kok teman-teman sudah ke mana-mana, sebenarnya aku mau apa? Perasaan ini sering disebut quarter-life crisis . Kabar baiknya, riset menunjukkan krisis ini biasanya berjalan dalam beberapa fase, dan banyak orang keluar darinya dengan arah hidup yang lebih pas.
Yang akan kamu dapat:
Fase kamu sekarang , dari Mode Autopilot sampai Cukup Stabil
Kartu hasil yang bisa kamu simpan dan bagikan
Grafik lima fase, supaya kelihatan kamu lagi di antara fase mana
Kekuatanmu di fase ini dan langkah kecil yang bisa kamu coba
Tentang tes ini: 20 pernyataan, sekitar 4 menit. Ini tes refleksi diri , bukan tes psikologi yang tervalidasi atau alat diagnosis.
Sumber: Mindovia Original. Pertanyaan, nama fase, dan teks hasil ditulis sendiri oleh tim Mindovia. Fase-fasenya diadaptasi dari model fase krisis dewasa awal (Robinson, Wright & Smith, 2013; Robinson, 2015): terjebak, melepas, eksplorasi, dan membangun ulang, ditambah fase stabil. Latar belakangnya teori masa dewasa awal atau emerging adulthood (Arnett, 2000), dan istilah quarter-life crisis dipopulerkan Robbins & Wilner (2001). Quarter-life crisis bukan istilah diagnosis. Tes ini tidak memakai butir dari skala mana pun dan tidak berafiliasi dengan para peneliti tersebut.
Aspek yang direfleksikan
- Mode Autopilot
- Lagi Ancang-ancang Lepas
- Mode Eksplorasi
- Lagi Bangun Ulang
- Cukup Stabil, Kok
Cara mengerjakan
Pilih seberapa sesuai setiap pernyataan dengan dirimu.
Bayangkan hidupmu dalam 6 bulan terakhir : kerjaan atau kuliah, hubungan, uang, dan dirimu sendiri.
Tidak ada jawaban benar atau salah.
Jawab sesuai yang kamu rasakan, bukan yang menurutmu seharusnya.
Tes ini untuk refleksi diri, bukan alat ukur psikologis atau diagnosis. Quarter-life crisis bukan gangguan mental. Kalau perasaan cemas, sedih, atau buntu ini terasa berat dan lama, cerita ke orang yang kamu percaya atau ke psikolog. Kalau butuh teman bicara sekarang, ada layanan Healing119 dari Kemenkes di 119 ext. 8.