Lihat semua instrumen Mindovia
Tes Love Language
Lebih kesentuh dipuji, ditemenin, atau dibantuin? Jawab 17 pertanyaan dan temukan cara kamu paling ngerasa disayang.
- Perkiraan durasi: 3 menit
- Jumlah pertanyaan: 17
- Rentang usia: 13–60 tahun
- Kategori: Hubungan
Tentang instrumen ini
Ada orang yang ngerasa disayang pas dipuji, ada yang pas ditemenin, ada juga yang pas dibantuin tanpa diminta. Kalau caramu dan cara orang terdekatmu beda, niat baik pun bisa kerasa kurang nyampe. Tes ini bantu kamu kenalan sama cara yang paling berarti buatmu.
Yang bakal kamu dapat:
Bahasa cinta yang paling kuat di dirimu
Gambaran kelima bahasa cinta: mana yang kuat, mana yang kurang
Saran simpel buat ngomongin ini ke orang terdekat
Tentang tes ini: 17 pertanyaan, sekitar 5 menit. Tes ini disusun berdasarkan konsep lima bahasa cinta dari Gary Chapman: kata-kata afirmasi, bantuan nyata, hadiah, waktu berkualitas, dan sentuhan fisik.
Hasilnya buat refleksi diri, bukan label yang permanen. Cara kita ngerasa disayang bisa berubah tergantung situasi dan hubungan.
Sumber: Item diambil dari Five Love Languages Scale yang dikembangkan dan divalidasi oleh Surijah, E. A., & Septiarly, Y. L. (2016). Construct validation of five love languages. Anima Indonesian Psychological Journal, 31(2), 65–76. Artikel diterbitkan dengan lisensi CC BY-NC-SA 4.0. Konsep lima bahasa cinta berasal dari Gary Chapman. Tes ini tidak berafiliasi dengan Gary Chapman atau kuis resmi The 5 Love Languages.
Aspek yang direfleksikan
- Words of Affirmation (Kata-kata Afirmasi)
- Acts of Service (Tindakan Nyata)
- Receiving Gifts (Menerima Hadiah)
- Quality Time (Waktu Berkualitas)
- Physical Touch (Sentuhan Fisik)
Cara mengerjakan
Baca tiap pernyataan dan pilih seberapa sesuai sama dirimu.
Nggak ada jawaban benar atau salah.
Pikirin hubunganmu sama orang-orang terdekat: pasangan, keluarga, atau sahabat.
Jawab sesuai yang bener-bener kamu rasain, bukan yang menurutmu seharusnya.
Tes ini buat bantu kamu kenalan sama caramu ngerasain dan nunjukin kasih sayang dalam hubungan. Hasilnya bukan diagnosis psikologis dan nggak bisa gantiin konsultasi dengan profesional.